Header Ads

Mendidik Anak Sejak Dalam Kandungan, Ibu Hamil Wajib Tahu!

Seorang pakar pendidikan pra-lahir F. Rene Van de Carr, M.D. mengungkapkan hal sangat mengejutkan. Pada saat kandungan telah berusia lima bulan atau setara dengan 20 minggu, kemampuan anak dalam kandungan untuk merasakan stimulus telah berkembang dengan cukup baik. Bahkan dia mengkalim proses pendidikan dan belajar telah dapat dimulai atau dilakukan.

Selain itu, fakta-fakta yang ditemukan selama ibu hamil adalah; peningkatan kecerdasan otak bayi telah terjadi saat ibu hamil, keseimbangan komunikasi lebih baik antara anak dengan orang tuanya jika semenjak hamil ibu mengajak komunikasi dengan janin. Dr.Craig dari University of Al-abama menunjukkan bahwa 15 hingga 30 persen lebih tinggi tingkat kecerdasanya jika semenjak dini kedua orang tuanya sudah berkomunikasi intensif dengan anak.

Seorang yang menginginkan seorang anak yang pintar, cerdas, terampil dan berkepribadian baik (saleh/salehah), ia harus mempersiapkan serius dan komprehensif.

Pertama, yang tidak bisa dilupakan adalah saat melaksanakan hubungan biologis hendaknya suami istri melakukan dengan cara yang santun dengan berdoa terlebih dahulu.
Rasulullah pernah berberpesan terkait hal ini: "Manakala seseorang di antara kalian sebelum menggauli istrinya terlebih dahulu mengucapkan 'Bismillaahi, Allohumma janibnaasy syaithoona wa jannibi syaithoona maa rozaqtanaa' (dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, hindarkanlah kami dari gangguan setan dan hindarkan pula anak yang akan Engkau anugrahkan kepada kami dari gangguan setan), kemudian dilahirkanlah dari keduanya seorang anak,niscaya selamanya setan tidak akan mengganggunya." (Muttafaqun 'Alaihi).

Kedua, jika bunda sudah mengandung anak. Maka perlakukanlah janin yang berada dalam perut bunda secara baik. Berilah makanan yang cukup dan mengandung asupan gizi yang mencukupi. Dan pastikan makanan yang dimakan bunda adalah makanan yang halal. Pada masa perkembangan janin dalam kandungan, otak mengambil 70% dari total energi ibu. Selama dalam kandungan sampai dengan bayi lahir untuk perkembangan otak dan saraf yang optimal dibutuhkan asam lemak esensial yang spesifik misalkan decosahexanoic Acid (DHA) yaitu asam lemak tak jenuh rantai panjang (polyunsaturated fatty acids).Perlu diketahui bahwa perkembangan otak manusia dimulai dalam kandungan dan perkembangannya menjadi lambat setelah usia 3 tahun, jadi DHA penting pada fase ini.

Ketiga, berilah stimulus-stimulus yang positif ketika janin dalam kandungan bunda. Stimulus ini bisa dalam bentuk sentuhan yang lembut dan ucapan-ucapan yang santun, atau bacaan ayat-ayat suci. Praktek memberikan stimulus pendidikan anak dalam kandungan telah dilakukan jauh sebelum teori dan praktek di atas dikembangkan. Konon,Nabi Zakaria telah memberikan stimulasi pendidikan pada anak pralahir yaitu anak yang dikandung oleh istrinya, sebagaimana diisyaratkan dalam Al-Qur'an surat Maryam (19) ayat 10-11. Di dalamnya dijelaskan bahwa pelayanan stimulasi pendidikan yang dilakukan oleh Nabi Zakaria telah membuahkan hasil yang yang bagus, yakni anak yang memiliki kecerdasan tinggi dalam memahami hukum-hukum Allah. Selain itu digambarkan pula bahwa anak yang dikaruniai itu adalah sosok yang terampil dalam melaksanakan titah Allah, memiliki fisik yang kuat, sekaligus seorang anak yang sangat berbakti kepada orang tuanya, sebagaimana diisyaratkan pada kelanjutan ayat 12-15 masih dalam surat yang sama. Bahkan,kemudian anak tersebut dipercaya dijadikan pewaris tunggal orang tuanya yakni tugas kenabian. Subhanallah. Ini adalah suatu praktek pendidikan anak dalam kandungan yang dilakukan secara bersama antara suami dan istri dengan kesamaan visi dan misi yaitu orientasi pendidikan yang bersumber pada motivasi untuk memurnikan keesaan Allah semata. Sebuah kondisi yang membuahkan keridhaan Allah sehingga dengan curahan rahmat-Nya keberkahan pun mengalir mengiringi laju bahtera rumah tangga tersebut.

Keempat, perlakukanlah janin secara santun. Janin yang berada dalam kandungan bunda dapat merasakan dan menerima respon yang diberikan oleh kedua orang tuanya. Janin juga dapat merasakan kehadiranya diterima dengan baik atau tidak. Jika anda memberikan sambutan yang baik tentu janin juga akan tumbuh dengan perasaan yang senang dan bahagia.

Kelima, semenjak dalam kandungan janin pun sudah bisa menerima nilai-nilai positif. Maka jangan ragu untuk memberikan nilai-nilai positif tersebut seperti mendengarkan motivasi, antunan ayat suci, dll. 

Terimakasih sudah membaca artikel tips mendidik anak sejak dalam kandungan semoga artikel sederhana dapat bermanfaat. 

Mukhlisin

4 comments:

Terimakasih sudah mengunjungi blog ini, semoga bermanfaat. Silakan isi komentar berikut jika ingin menanyakan sesuatu...

Created by Lisonk. All Right Reserved. Powered by Blogger.